Begini Cara memilih dan Menyimpan Cabe Dengan Benar

source gambar : tanihub.com

Untuk pecinta sambal, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan si pedas yang bernama cabe bukan? Ya seperti yang sudah kita ketahui, bahwa kebanyakan masyarakat Indonesia itu adalah penggemar makanan-makanan pedas.

Hal itu pun terbukti, dimana sambal menjadi menu pelengkap yang wajib ada di atas meja makan. Bahkan, banyak pula yang beranggapan bahwa keberadaan sambal dapat meningkatkan nafsu makan lho.

Berbicara soal sambal, tentu saja tidak terlepas dari peran cabe sebagai bahan bakunya. Ada beragam jenis cabe yang kerap kita jumpai dipasaran, seperti cabe merah, cabe hijau, cabe rawit, cabe keriting, dan lain sebagainya.

Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan memberikan tips mengenai cara memilih dan menyimpan cabe dengan benar. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan dibawah ini.

Tips Memilih Cabe

1. Amati Bentuknya

Hal pertama yang harus kamu ketahui dalam memilih cabe, yakni mengamati bentuknya. Dengan kata lain, usahakan untuk memilih cabe yang memiliki ukuran besar dengan betuk lurus dan tidak melengkung. Pasalnya, tingkat kepedasan pada bentuk cabe yang melengkung itu sangatlah rendah. 

2. Amati Warnanya

Selain dari bentuk, ternyata warna cabe juga sangat berpengaruh terhadap kualitasnya lho. Dalam hal ini, disarankan bagi kamu untuk memilih cabe yang warnanya terang dan menyala. Sebab warna tersebut menandakan bahwa cabenya masih segar. Oleh karena itu, kamu jangan sampai memilih cabe yang warnanya kusam.

3. Jangan Membeli Cabe yang Dicampur

Jika berbelanja di pasar-pasar tradisional, maka kamu akan menemui beberapa pedagang yang mencampur cabe segar dengan cabe layu. Bahkan, tak sedikit pula dari mereka yang mencampurnya dengan cabe busuk.

Menurut kabar yang beredar, pencampuran cabe tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menekan harga jual. Tentu saja kamu jangan sampai membeli cabe yang dicampur-campur seperti tadi. Sebaiknya pilih cabe yang benar-benar segar secara keseluruhan.

Tips Menyimpan Cabe

1. Cabe Harus di Angin-anginkan

Saat membeli cabe di pasar tradisional, biasanya si pedagang akan membungkusnya dengan menggunakan plastik bening. Agar kondisinya tidak lembap, maka kamu harus segera mengeluarkan cabe dari plastik kemudian angin-anginkan hingga kering.

Selain itu, kamu juga bisa menjemur cabe sebentar di bawah paparan sinar matahari untuk memastikan kondisinya sudah benar-benar kering.

2. Simpan Pada Tempat yang Kering

Ketika kondisinya sudah kering, kamu bisa langsung memindahkan cabe tersebut ke dalam wadah yang kering dan kedap udara. Setelah itu, simpanlah cabenya ke dalam lemari pendingin alias kulkas agar kualitasnya tetap terjaga dengan baik.

3. Cuci Cabenya Saat Akan di Olah Saja

Masih banyak diantara kita yang sering mencuci cabe sebelum menyimpannya. Padahal, cara tersebut tidaklah benar karena bisa membuat kondisi cabe menjadi lembap sehingga akan mudah membusuk lho. Oleh karena itu, usahakan untuk mencuci cabe saat akan digunakan saja ya.

Manfaat Mengonsumsi Cabe

Mengingat rasanya yang pedas, banyak yang berpandangan bahwa cabe dapat menyebabkan masalah untuk pencernaan. Sebenarnya, masalah pencernaan disebabkan oleh porsi makan cabenya yang berlebihan.

Apabila dikonsumsi dengan porsi yang wajar, justru cabe memiliki dampak yang bagus untuk kesehatan tubuh. Adapun mengenai manfaat yang akan kamu dapatkan dari mengonsumsi cabe, seperti dapat meringankan nyeri sendi, memelihara kesehatan pencernaan, dapat menurunkan beban, hingga mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

Leave a Comment